DrainaseFT12436 · Teknik Sipil · Universitas Teuku Umar© 2026 @andrismansatria
2 sks · Semester 5 Permen PU 12/2014 · Suripin

RPS FT12436 · Ganjil 2026/2027

Drainase

Drainase perkotaan mengalirkan air hujan dari atap, jalan, dan halaman ke badan air penerima tanpa menimbulkan genangan. Mata kuliah ini mengikuti urutan perencanaannya: hujan rencana, intensitas dan debit, skema jaringan, dimensi saluran, evaluasi sistem yang ada, bangunan pelengkap, drainase jalan, sistem polder di daerah pasang surut, dan drainase berkelanjutan.

Kawasan perumahan fiktif di Meulaboh: saluran tersier, sekunder, dan primer menuju sungai. Seret untuk memutar, cubit atau gulir untuk memperbesar.

Cara belajar di kelas ini

Dari hujan ke saluranSetiap minggu menambah satu langkah perencanaan pada kawasan kasus berjalan.
Hitung manual, cek dengan kalkulatorAnalisis frekuensi, Mononobe, rasional, Manning, dan volume kolam dihitung langkah demi langkah, lalu dicocokkan dengan kalkulator yang setara lembar kerja Excel.
Evaluasi kawasan nyataTugas besar mengevaluasi dan menangani genangan permukiman di Meulaboh yang dipengaruhi pasang surut.
Bedah soal, bank soal, cek pemahamanContoh bertahap, soal berbeda untuk setiap NIM, dan kuis dengan umpan balik langsung.

Kasus berjalan: perumahan Ujong Baroh (fiktif), Meulaboh

DataNilaiMinggu
Hujan harian maksimum tahunan15 tahun pengamatan, rata-rata 138,6 mm2
Kota dan luasKota sedang, kawasan 17,5 ha → periode ulang 2–5 tahun, dipakai 5 tahun1–2
Jaringan6 ruas saluran (S1–S6), outlet S6 ke Krueng Meureubo4–7
Saluran yang adaPasangan batu, sebagian tertimbun sedimen9–10
Daerah pesisirKawasan rendah 30 ha dengan pintu air dan pompa13–14

Capaian pembelajaran

KodeRumusan
CPL-4Mampu menerapkan pengetahuan matematika, sains alam, ilmu material, dan dasar-dasar rekayasa untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang prinsip teknik sipil.
CPL-5Mampu mengidentifikasi, merumuskan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah rekayasa kompleks di bidang struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, dan manajemen konstruksi.
CPMK-1Mahasiswa mampu menerapkan konsep hidrologi dan hidraulika saluran terbuka pada sistem drainase.
CPMK-2Mahasiswa mampu menganalisis debit rencana, kapasitas saluran, dan kinerja sistem drainase perkotaan.

Rencana pembelajaran 16 minggu

MgMateriCPMKPenilaianBobot

Rencana evaluasi

Unsur nilaiMetodeCPMK-1CPMK-2Total
KuisKognitif – kuis61016
UTSKognitif – ujian tengah semester51015
UASKognitif – ujian akhir semester71320
PartisipasiAktivitas partisipatif151631
Case methodKognitif – tugas01818
Jumlah3367100

Pustaka

  1. Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi Offset.
  2. Kementerian Pekerjaan Umum. (2014). Permen PU No. 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.
  3. Hasmar, H. A. H. (2012). Drainasi Terapan. UII Press.
  4. Pendukung: Chow, V. T. (1992). Hidrolika Saluran Terbuka. Erlangga.

Satuan SI: mm, mm/jam, ha, m³/s. Desimal memakai koma. Nilai tabel (periode ulang, koefisien pengaliran, kecepatan izin, kriteria genangan) diringkas dari pustaka di atas; periksa kembali dengan dokumen aslinya untuk tugas resmi. Media: Microsoft Excel.