HidrologiFT12429 · Teknik Sipil · Universitas Teuku Umar© 2026 @andrismansatria
2 sks · Semester 4 SNI 2415:2016

RPS FT12429 · Genap 2026/2027

Hidrologi

Hidrologi menjawab pertanyaan yang mendasari hampir semua bangunan air: berapa banyak hujan yang turun, berapa yang hilang, berapa yang menjadi aliran, dan seberapa besar banjir yang harus ditahan bangunan selama umurnya. Mata kuliah ini mengolah data hujan sampai menjadi debit banjir rencana.

Daerah aliran sungai dengan stasiun hujan dan jaringan sungai. Seret untuk memutar, cubit atau gulir untuk memperbesar.

Cara belajar di kelas ini

Pertanyaan pemantikSetiap pertemuan dibuka dengan kejadian hujan dan banjir di Aceh Barat.
Proses fisikKe mana air hujan pergi: diuapkan, meresap, ditampung, atau mengalir ke sungai.
Lembar kerja interaktifData hujan, analisis frekuensi, kurva IDF, metode rasional, dan hidrograf satuan sintetis dihitung langsung.
Standar sebagai ringkasanRumus dan prosedur mengikuti Triatmodjo, Harto, Chow, dan SNI 2415:2016.
Bedah soal, bank soal, cek pemahamanContoh soal bertahap, bank soal dengan angka berbeda untuk setiap NIM, miskonsepsi, dan kuis dengan umpan balik langsung.

Kasus berjalan: DAS Krueng Seuneubok

Satu DAS fiktif dipakai sepanjang semester. Angka-angkanya dibuat realistis untuk pesisir barat Aceh, bukan data resmi.

DataNilaiMinggu
DASLuas 48 km², panjang sungai utama 14 km, kemiringan rata-rata 0,0121
Stasiun hujanEmpat stasiun (A–D) dengan luas pengaruh Thiessen 12,5 ; 16,0 ; 9,5 ; 10,0 km²2–4
Hujan maksimum harianSeri 15 tahun hujan kawasan maksimum tahunan4, 7
Kawasan permukimanSubdas perkotaan 0,85 km² di hilir untuk drainase10–11, 14
Banjir rencanaHidrograf Nakayasu dan Snyder untuk perbaikan alur sungai12–15

Capaian pembelajaran

KodeRumusan
CPL-2Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif serta memanfaatkan teknologi informasi dan perangkat digital dalam pengembangan dan penerapan ilmu teknik sipil.
CPL-3Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dengan mengkaji implikasi ekonomi, sosial, lingkungan, keselamatan, dan keberlanjutan dari suatu solusi rekayasa.
CPL-5Mampu mengidentifikasi, merumuskan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah rekayasa kompleks di bidang struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, dan manajemen konstruksi.
CPMK-1Mahasiswa mampu menganalisis data hujan, kehilangan air, dan limpasan untuk memperoleh debit banjir rencana.
CPMK-2Mahasiswa mampu mengolah data hidrologi secara sistematis dengan bantuan lembar kerja.
CPMK-3Mahasiswa mampu menentukan besaran rencana dengan mempertimbangkan risiko, keselamatan, dan dampak lingkungan.

Rencana pembelajaran 16 minggu

MgMateriCPMKPenilaianBobot

Rencana evaluasi

Unsur nilaiMetodeCPMK-1CPMK-2CPMK-3Total
KuisKognitif – kuis120012
UTSKognitif – ujian tengah semester105015
UASKognitif – ujian akhir semester105520
PartisipasiAktivitas partisipatif123419
Case methodKognitif – tugas6121634
Jumlah502525100

Pustaka

  1. Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Beta Offset.
  2. Harto, S. (1993). Analisis Hidrologi. Gramedia Pustaka Utama.
  3. Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied Hydrology. McGraw-Hill.
  4. Pendukung: Badan Standardisasi Nasional. (2016). SNI 2415:2016 Tata Cara Perhitungan Debit Banjir Rencana. BSN.
Tentang rumus dan tabel. Rumus statistik, nilai Yn dan Sn Gumbel, faktor frekuensi Log Pearson III (pendekatan Wilson-Hilferty), dan parameter hidrograf satuan sintetis diringkas dari pustaka di atas. Untuk perencanaan nyata, ikuti prosedur dan tabel lengkap dalam SNI 2415:2016.

Satuan: hujan mm, intensitas mm/jam, luas km², debit m³/s, waktu jam. Desimal memakai koma. Media: Microsoft Excel, laptop, layar, proyektor.