Rekayasa IrigasiFT12434 · Teknik Sipil · Universitas Teuku Umar© 2026 @andrismansatria
3 sks · Semester 5 KP-01 s.d. KP-07 · FAO-56

RPS FT12434 · Ganjil 2026/2027

Rekayasa Irigasi

Irigasi adalah urusan membawa air dalam jumlah yang tepat, ke tempat yang tepat, pada waktu yang tepat. Mata kuliah ini menelusuri perjalanan air dari sungai, melewati bendung, saluran primer, sekunder, dan tersier, sampai menggenangi petak sawah, lengkap dengan perhitungan setiap langkahnya.

Daerah irigasi dari bendung sampai petak tersier. Seret untuk memutar, cubit atau gulir untuk memperbesar.

Cara belajar di kelas ini

Pertanyaan pemantikSetiap pertemuan dibuka dengan persoalan nyata di daerah irigasi Aceh Barat.
Mekanisme fisikKe mana air pergi: diuapkan tanaman, meresap, hilang di saluran, atau mengalir lewat bangunan.
Simulasi dan kalkulatorLembar kerja interaktif: evapotranspirasi, pola tanam, debit andalan, dimensi saluran, bangunan, dan bendung.
Kriteria Perencanaan sebagai ringkasanRumus dan batas KP-01 sampai KP-07 dan FAO-56 muncul setelah mekanismenya dipahami.
Bedah soal, bank soal, cek pemahamanContoh soal bertahap, bank soal dengan angka berbeda untuk setiap NIM, miskonsepsi, dan kuis dengan umpan balik langsung.

Kasus berjalan: Daerah Irigasi Krueng Seuneubok

Satu daerah irigasi fiktif dipakai sepanjang semester sebagai tugas besar. Angka-angkanya dibuat realistis untuk latihan di pesisir barat Aceh, bukan data resmi.

DataNilaiMinggu
Luas baku sawah900 ha, pola tanam padi – padi – palawija1, 4
IklimETo bulanan 3,5–4,2 mm/hari; curah hujan andalan setengah bulanan R802–4
Sumber airKrueng Seuneubok, data debit Agustus 10 tahun5
JaringanSaluran primer, sekunder BS1 (4 petak, 350 ha), sekunder BS2 (5 petak, 460 ha), 1 petak langsung dari primer (90 ha)6–7
Saluran dan bangunanDimensi ruas, profil memanjang, alat ukur Romijn, terjun, gorong-gorong9–12
Bangunan utamaBendung tetap mercu bulat, lebar sungai 35 m, Q100 = 150 m³/s13–14

Capaian pembelajaran

KodeRumusan
CPL-2Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif serta memanfaatkan teknologi informasi dan perangkat digital dalam pengembangan dan penerapan ilmu teknik sipil.
CPL-5Mampu mengidentifikasi, merumuskan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah rekayasa kompleks di bidang struktur, geoteknik, transportasi, sumber daya air, dan manajemen konstruksi.
CPL-6Mampu merancang komponen, sistem, atau proses bangunan teknik sipil sesuai standar teknis yang berlaku dengan memanfaatkan metode dan perangkat lunak rekayasa modern, serta mempertimbangkan kinerja, biaya, dan kemudahan pelaksanaan.
CPMK-1Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan air irigasi, ketersediaan air, dan hidraulika bangunan utama.
CPMK-2Mahasiswa mampu merancang saluran dan bangunan irigasi sesuai Kriteria Perencanaan Irigasi.
CPMK-3Mahasiswa mampu menggunakan lembar kerja dan peta untuk perhitungan dan tata letak jaringan irigasi.

Rencana pembelajaran 16 minggu

MgMateriCPMKPenilaianBobot

Rencana evaluasi

Unsur nilaiMetodeCPMK-1CPMK-2CPMK-3Total
KuisKognitif – kuis64515
UTSKognitif – ujian tengah semester70815
UASKognitif – ujian akhir semester75820
PartisipasiAktivitas partisipatif176023
Case methodKognitif – tugas0101727
Jumlah372538100

Pustaka

  1. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2013). Standar Perencanaan Irigasi: Kriteria Perencanaan KP-01 sampai KP-07. Kementerian Pekerjaan Umum.
  2. Mawardi, E., & Memed, M. (2010). Desain Hidraulik Bendung Tetap untuk Irigasi Teknis. Alfabeta.
  3. Pendukung: Allen, R. G., Pereira, L. S., Raes, D., & Smith, M. (1998). Crop Evapotranspiration: Guidelines for Computing Crop Water Requirements. FAO Irrigation and Drainage Paper 56. FAO.
Tentang angka dari pedoman. Rumus dan nilai tabel di halaman ini diringkas dari KP-01 sampai KP-07 dan FAO-56 sebagaimana disebut di setiap bagian. Tabel ringkas (koefisien tanaman, dimensi saluran, tinggi jagaan, koefisien bendung) dipakai untuk latihan; untuk perencanaan nyata selalu baca tabel dan grafik lengkap dalam dokumen KP resmi.

Satuan: debit m³/s atau l/s, kebutuhan air mm/hari atau l/s/ha (1 l/s/ha = 8,64 mm/hari), elevasi m di atas datum. Desimal memakai koma. Media: Microsoft Excel, laptop, layar, proyektor.