Rekayasa JalurFT12450 · Laut, Udara dan Kereta Api · Universitas Teuku Umar© 2026 @andrismansatria
2 sks · Semester 7 PM 60/2012 · ICAO · Triatmodjo

RPS FT12450 · Ganjil 2026/2027

Rekayasa Jalur Laut, Udara dan Kereta Api

Jalan raya bukan satu-satunya urat nadi wilayah. Kereta api mengangkut barang berat dengan biaya energi rendah, pesawat menghubungkan daerah terpencil dalam hitungan jam, dan kapal menjadi gerbang perdagangan pulau. Mata kuliah ini membahas dasar perencanaan jalan rel, bandar udara, dan pelabuhan, serta cara membandingkan ketiganya.

Koridor pantai barat Aceh dengan jalur kereta api, bandar udara, dan pelabuhan. Seret untuk memutar, cubit atau gulir untuk memperbesar.

Cara belajar di kelas ini

Pertanyaan pemantikSetiap pertemuan dibuka dengan persoalan prasarana nyata di Aceh dan Sumatera.
Prinsip fisikMengapa rel perlu peninggian di tikungan, mengapa landas pacu lebih panjang di dataran tinggi, mengapa kapal tenggelam lebih dalam saat melaju.
Kalkulator dimensiTegangan rel, lengkung, landas pacu, apron, dermaga, alur, kebisingan, dan analisis multikriteria.
Standar dan perkembangan terbaruPM 60 Tahun 2012, ICAO Annex 14, dan pedoman kepelabuhanan dirangkum, lalu ditelusuri edisi terbarunya secara mandiri.
Bedah soal, bank soal, cek pemahamanContoh soal bertahap, bank soal dengan angka berbeda untuk setiap NIM, dan kuis dengan umpan balik langsung.

Kasus berjalan: konektivitas pantai barat Aceh

Satu koridor dipakai sepanjang semester. Prasarananya fiktif dengan angka realistis untuk latihan, bukan data proyek resmi.

PrasaranaData latihanMinggu
Jalur kereta apiLintas tunggal lebar sepur 1.067 mm, angkutan 12 juta ton/tahun, Vmaks 100 km/jam2–4
Bandar udara perintisElevasi 30 m, suhu acuan 32 °C, pesawat rencana turboprop 70 kursi (ARFL 1.300 m, bentang sayap 27 m)5–7
Pelabuhan pengumpanKapal rencana LOA 110 m, lebar 18 m, sarat 7,0 m; 500 kunjungan per tahun9–10
KoridorPerbandingan moda untuk angkutan penumpang dan barang di pantai barat Aceh11–15

Capaian pembelajaran

KodeRumusan
CPL-2Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif serta memanfaatkan teknologi informasi dan perangkat digital dalam pengembangan dan penerapan ilmu teknik sipil.
CPL-3Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dengan mengkaji implikasi ekonomi, sosial, lingkungan, keselamatan, dan keberlanjutan dari suatu solusi rekayasa.
CPL-10Mampu belajar secara mandiri dan berkelanjutan dengan mengikuti perkembangan ilmu, teknologi, dan isu terkini konstruksi, serta mengenali peluang pengembangan profesi dan kewirausahaan.
CPMK-1Mahasiswa mampu menelusuri dan merangkum standar serta perkembangan terbaru prasarana laut, udara, dan kereta api secara mandiri.
CPMK-2Mahasiswa mampu membandingkan pilihan prasarana transportasi dengan mempertimbangkan keselamatan, biaya, dan lingkungan.
CPMK-3Mahasiswa mampu menghitung kebutuhan dimensi dasar prasarana secara logis dan sistematis.

Rencana pembelajaran 16 minggu

MgMateriCPMKPenilaianBobot

Rencana evaluasi

Unsur nilaiMetodeCPMK-1CPMK-2CPMK-3Total
KuisKognitif – kuis06915
UTSKognitif – ujian tengah semester90615
UASKognitif – ujian akhir semester86620
PartisipasiAktivitas partisipatif64919
Case methodKognitif – tugas1714031
Jumlah403030100

Pustaka

  1. Horonjeff, R., McKelvey, F. X., Sproule, W. J., & Young, S. B. (2010). Planning and Design of Airports (5th ed.). McGraw-Hill.
  2. Utomo, S. H. T. (2009). Jalan Rel. Beta Offset.
  3. Triatmodjo, B. (2010). Perencanaan Pelabuhan. Beta Offset.
  4. Pendukung: Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api.
Tentang standar. Angka teknis di halaman ini diringkas dari pustaka dan peraturan di atas untuk latihan. Peraturan nasional dan standar internasional (ICAO Annex 14, PIANC) terus diperbarui; menelusuri edisi terbaru adalah bagian dari capaian mata kuliah ini (CPMK-1).

Satuan: panjang m, kecepatan km/jam (kapal dalam knot), beban gandar ton, tegangan kg/cm² atau MPa. Desimal memakai koma. Media: Microsoft Excel, laptop, layar, proyektor.