Xcivil Pondasi Kayu ⌂ Beranda Suite
Pondasi cerucuk kayu · PKKI NI-5 1961

Xcivil Pondasi Kayu: desain cerucuk di browser.

Daya dukung aksial dan lateral, gesekan negatif, efisiensi kelompok, keruntuhan blok, distribusi beban akibat momen, dan penurunan konsolidasi, lengkap dengan gambar kerja dan laporan perhitungan.

Q izin / cerucuk
–
–
Jumlah cerucuk
–
–
Kapasitas kelompok
–
–
Penurunan
–
–
Status desain
–
–

AProyek

BCerucuk kayu

Diameter rata-rata dipakai untuk luas dan keliling. Untuk kayu meruncing, ambil diameter pada tengah panjang.

CProfil tanah

Isi lapisan sampai di bawah ujung cerucuk agar penurunan dapat dihitung. cu dari uji vane/UU atau korelasi sondir; Cc dan e₀ dari uji konsolidasi.

DBeban & susunan

Mx memutar terhadap sumbu X (membebani baris arah Y), My terhadap sumbu Y (membebani kolom arah X).

EGesekan negatif

Centang "berkonsolidasi" pada lapisan lempung yang turun. Isi zn = 0 agar dihitung otomatis (0,75 × dasar lapisan berkonsolidasi, maksimum L).

Korelasi parameter tanah

Korelasi empiris untuk perkiraan awal. Utamakan hasil uji laboratorium dan vane shear.

Simpan, salin & muat proyek

Data tersimpan otomatis di peramban ini. Untuk memindahkan ke perangkat lain, salin data proyek lalu tempel di kotak di bawah.

1Gambar kerja

 Xcivil Pondasi Kayu — Potongan
Potongan: stratigrafi, cerucuk, muka air tanah, gesekan selimut fs tiap lapisan.
 Denah poer
Denah susunan cerucuk di bawah poer.

2Daya dukung cerucuk tunggal

3Kelompok cerucuk

Distribusi beban ke cerucuk

4Daya dukung lateral

5Penurunan konsolidasi

📚 Pembelajaran — metode penurunan & alasan pemilihannya

MetodeFondasi ekivalen + konsolidasi 1-D

Penurunan kelompok cerucuk dihitung dengan metode fondasi ekivalen (equivalent raft / pier) yang dipadukan dengan teori konsolidasi satu-dimensi Terzaghi. Beban kelompok dianggap bekerja sebagai satu rakit kaku di dalam tanah, lalu tegangannya menyebar ke lapisan lempung di bawahnya dan menimbulkan penurunan konsolidasi.

LangkahBagaimana app menghitungnya

  1. Letak fondasi ekivalen. Ditempatkan pada kedalaman 2L/3 dari kepala cerucuk. Karena cerucuk adalah tiang gesek, beban "turun" lewat selimut dan baru benar-benar diterima tanah di sepertiga bawah tiang.
  2. Penyebaran tegangan 2V:1H. Dari fondasi ekivalen, beban menyebar membentuk kerucut 2 vertikal : 1 horizontal, sehingga luas bidang membesar dan tegangan tambahan mengecil terhadap kedalaman:
    Δσ(z) = P / [ (B_g + d)(L_g + d) ], d = z − z_ekiv
  3. Penurunan tiap irisan lempung (per 0,25 m) dengan rumus e–log p (lempung terkonsolidasi normal):
    S_c = Σ [ C_c · Δz / (1 + e₀) ] · log₁₀[ (σ'₀ + Δσ) / σ'₀ ]
P
beban aksial total kelompok (kN)
B_g, L_g
lebar & panjang susunan cerucuk (m)
C_c
indeks kompresi lempung (dari uji konsolidasi)
e₀
angka pori awal lapisan
σ'₀
tegangan efektif awal di tengah irisan (kPa)
Δσ
tambahan tegangan akibat beban (kPa)

MengapaAlasan metode ini tepat untuk cerucuk kayu

Cerucuk = tiang gesek. Di tanah lunak hampir semua beban dipikul gesekan selimut, bukan ujung. Letak fondasi ekivalen di 2L/3 memodelkan jalur beban yang sebenarnya.
Konsolidasi yang dominan. Pada lempung lunak jenuh, penurunan konsolidasi jauh lebih besar daripada pemendekan elastis tiang — jadi metode harus berbasis C_c / e₀, bukan hanya elastis.
Selalu berkelompok rapat. Jarak 2,5–5 D membuat "stress bulb" antar tiang bertumpang-tindih dan kelompok berperilaku sebagai blok; fondasi ekivalen + sebaran 2V:1H menangkap efek kelompok ini secara langsung.
Sesuai data lapangan. Parameter C_c dan e₀ lazim tersedia dari uji oedometer atau korelasi — persis yang dibutuhkan metode ini.
Baku di literatur. Terzaghi–Peck, Tomlinson, dan Das merekomendasikan equivalent raft untuk kelompok tiang gesek dalam lempung.
⚖️Kenapa bukan Vesić? Metode Vesić bersifat elastis (S = S_s + S_pp + S_ps) dan tidak menghitung konsolidasi, sehingga pada tanah lunak hasilnya terlalu kecil (tidak aman). Vesić lebih tepat untuk tiang berujung dukung di pasir/tanah kaku, analisis tiang tunggal, atau penurunan segera — bukan rakit cerucuk di lempung.
ℹ️Batasan. Fondasi ekivalen menganggap rakit kaku, mengabaikan kekakuan tiang, dan kedalaman 2L/3 bersifat empiris. Tanah dianggap terkonsolidasi normal (belum ada cabang over-consolidated). Penurunan segera dan konsolidasi sekunder tidak dihitung. Hasilnya cenderung konservatif (aman) untuk tiang gesek.
Rujukan: Terzaghi & Peck, Soil Mechanics in Engineering Practice · Tomlinson, Pile Design and Construction Practice · Das, Principles of Foundation Engineering.

6Catatan teknis

    7Laporan perhitungan